Categories
Data

Organda: Pengetatan perjalanan tidak berpengaruh terhadap okupansi angkutan darat

Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Handoyo. KONTAN. CO. ID - JAKARTA. Pemerintah menetapkan melakukan pengetatan persyaratan karakter perjalanan dalam negeri dalam 22 April – 5 Mei dan 18 Mei – 24 Mei 2021. Hal ini salah kepala upaya untuk mencegah transmisi covid-19.

Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Handoyo.

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA . Pemerintah memutuskan melakukan pengetatan persyaratan pelaku perjalanan dalam negeri pada 22 April – 5 Mei dan 18 Mei – 24 Mei 2021. Hal ini salah utama upaya untuk mencegah transmisi covid-19.

Menanggapi peristiwa tersebut, Sekjen DPP Sistem Angkutan Darat (Organda) Ateng Haryono mendukung kebijakan pemerintah melakukan pengetatan persyaratan karakter perjalanan dalam kurun masa tersebut. Menurutnya, langkah itu diambil pemerintah agar langgeng dapat mengendalikan dan menghalangi penularan covid-19.

“Kami merespon positif kalau pemerintah menyelenggarakan upaya sistematis terhadap situasi ini. Tentunya konsekuensinya seluruh sisi akan dilakukan, mau dijaga betul posisi tersebut, sehingga perhitungan atau kalkulasi resiko yang terjadi betul-betul bisa dicegah dan ditanggulangi, ” ujar Ateng saat dihubungi, Kamis (22/4).

Ateng mengatakan, kebijakan itu tidak berdampak pada okupansi transportasi angkutan darat. Pokok, pelaku perjalanan tetap sanggup melakukan perjalanan melalui pikulan darat tentunya dengan mendaftarkan aturan yang berlaku.

Baca Pula: Pemerintah perketat mobilitas jelang larangan mudik, ini kata PHRI

“Ini kan sifatnya pengetatan, tidak pelarangan. Bagi yang butuh perjalanan, lakukanlah perjalanan dengan sehat dan dengan penuh tanggungan. Artinya siapapun yang ingin bergerak pastikan kondisinya sehat, melakukan rangkaian aturan kesehatan untuk mencegah tertular atau terpapar covid-19, ” ucap Ateng.

Jadi informasi, Addendum surat informasi perihal pengetatan persyaratan Karakter Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) memuat sejumlah aturan diantaranya:

Pelaku perjalanan transportasi umum darat akan dikerjakan tes acak rapid tes antigen /tes GeNose C19 seandainya diperlukan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 daerah.

Pelaku perjalanan transportasi darat pribadi, dihimbau melakukan ulangan RT-PCR atau rapid test antigen yang sampel -nya diambil dalam kurun waktu suntuk 1X24 jam sebelum keberangkatan atau tes GeNose C19 di rest area sebagai persyaratan melanjutkan perjalanan serta akan dilakukan tes acak apabila diperlukan oleh Dasar Tugas Penanganan Covid-19 wilayah.

Pengisian e-HAC Nusantara diimbau bagi pelaku perjalanan dengan seluruh modal transportasi darat umum maupun awak, kecuali bagi pelaku kunjungan udara dan laut wajib melakukan pengisian e-HAC Nusantara.

 

SUMBANGAN, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menaikkan semangat kami untuk menyediakan artikel-artikel yang berkualitas & bermanfaat.

Jadi ungkapan terimakasih atas menjawab Anda, tersedia voucer percuma senilai donasi yang mampu digunakan berbelanja di LANGSUNG Store.

–> Video Pilihan gong9deng –> gong9deng –>
PEMINDAHAN

gong9deng –>