Categories
Data

Mercedes-Benz bakal kuasai 20% saham pembuat mobil Inggris, Aston Martin

Sumber: CNN | Editor: Khomarul Hidayat KONTAN. CO. ID - LONDON. Produsen mobil Jerman, Mercedes-Benz bakal menguasai saham perusahaan pembuat mobil Inggris yang cukup kesulitan, Aston Martin. Seperti dikutip CNN, Aston Martin telah mengkonfirmasi dalam pernyataan bahwa Mercedes-Benz bakal meningkatkan kepemilikan sahamnya di Aston Martin selama tiga tahun ke depan dari 2, 6% menjelma sebanyak 20%.

Sumber: CNN | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN. CO. ID –  LONDON . Produsen mobil Jerman, Mercedes-Benz bakal menguasai saham kongsi pembuat mobil Inggris yang medium kesulitan, Aston Martin.

Seperti dikutip CNN, Aston Martin telah mengkonfirmasi dalam pernyataan bahwa Mercedes-Benz hendak meningkatkan kepemilikan sahamnya  di Aston Martin selama tiga tahun ke depan dari 2, 6% menjelma sebanyak 20%.

Sebagai imbalan berasaskan kenaikan saham tersebut, Aston Martin akan mendapatkan akses ke teknologi dan komponen Mercedes-Benz termasuk powertrains hybrid dan listrik generasi berikutnya.

Aston Martin, kendaraan favorit mata-mata dinas rahasia Inggris dalam film fiksi James Bond, berada di kondisi yang sulit bahkan pra pandemi virus corona menghantam pabrik otomotif.

Baca Pula: Aston Martin kelam kerugian US$ 146 juta dalam kuartal I gara-gara corona

Perusahaan itu berjuang melawan permintaan yang lemah buat beberapa modelnya dan perlambatan otomotif global, sebelum kemudian miliarder pemilik Formula 1 Lawrence Stroll menolong menyelamatkan Aston Martin pada Januari 2020 lalu.

Miliarder Kanada itu memimpin sebuah konsorsium yang membalas £ 182 juta (US$ 236 juta) untuk mendapatkan 16, 7% saham Aston Martin.

Aston Martin kemudian mengumpulkan tambahan dana senilai £ 318 juta (US$ 412 juta) melalui penerbitan saham mutakhir.

Pada Mei 2020, perusahaan ini mengganti CEO Andy Palmer secara Tobias Moers, yang telah bersama Mercedes-AMG sejak 1994.

Investor tetap tidak yakin tentang upaya mutasi haluan. Saham perusahaan telah hancur sejak Aston Martin terdaftar dalam Oktober 2018.

Aston Martin menyatakan pada Selasa (27/10) bahwa itu menderita kerugian operasi sebesar £ 229 juta (US$ 297 juta) dalam sembilan bulan pertama tarikh ini.

Saham Aston Martin sudah kehilangan dua pertiga nilainya sekitar ini pada tahun 2020.

Moers mengatakan bahwa kemitraan dengan Mercedes-Benz akan sangat penting untuk ke depannya.

“Teknologi merek Jerman “akan menjadi fundamental untuk memastikan produk masa depan kami tetap bersaing dan akan memungkinkan kami buat berinvestasi secara efisien, ” katanya dalam sebuah pernyataan.

 

 

 


–> Video Pilihan

–>

–>
OTOMOTIF

–>