Categories
Data

Mendapati! Panduan BMKG soal evakuasi darat peringatan dini tsunami di sedang pandemi

Sumber: Kompas. com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie KONTAN. CO. ID - JAKARTA. Sedia payung sebelum hujan. Pepatah lama ini sedang dilakukan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG telah merilis panduan evakuasi gempa dan tsunami di tengah pandemi virus corona.

Sumber: Kompas. com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA. Sedia payung sebelum hujan. Pepatah periode ini tengah dilakukan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG telah merilis panduan evakuasi gempa dan tsunami di tengah pandemi virus corona.

Panduan ini dikeluarkan agar tidak memperburuk kondisi genting Covid-19 jika terjadi bencana bagaikan gempa bumi, tsunami, banjir, bukit meletus, dan lainnya.  

Respons bencana alam, membuat orang mengarah berada dalam berdekatan bahkan berasak baik karena tempat terbatas, sesuai tempat evakuasi.

Hal ini menjelma tantangan tersendiri dalam mengevakuasi pada tengah pandemi Covid-19 yang mewajibkan setiap orang menjaga jarak. Keaadaan berdesakan di tempat evakuasi mampu membuat tempat tersebut menjadi sentral infeksi virus corona.  

Baca Juga: Apa kata BMKG soal dentuman misterius di Jakarta? Simak penjelasannya

Sementara tersebut, mayoritas tsunami yang terjadi pada Indonesia merupakan tsunami lokal yang disebabkan gempa bumi tektonik.

Melansir situs resmi BMKG, jika goncangan gempa terasa kuat atau gempa berayun lemah dalam waktu lama, masyarakat diimbau untuk segera melayani evaluasi mandiri tanpa menunggu keterangan dini tsunami atau perintah penyelamatan dari pihak berwenang.  

Baca Juga: BMKG mencatat gempa magnitudo 5, 1 di Bolaang Uki

Saat evakuasi mandiri, sebisa mungkin tetap menjaga jarak fisik, mengenakan masker, dan mengikuti kebijakan di daerah masing-masing, misalnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).  

Tsunami

Evakuasi tsunami dilakukan untuk evakuasi dalam masa krisis peringatan dini tsunami, yaitu sesaat setelah terjadi gempa dan/atau pemicu lain seperti longsoran bawah laut ataupun letusan gunung api di bahar, di saat tsunami menerjang, tenggat setelah tsunami dinyatakan selesai.

Saat-saat tersebut, masyarakat harus segera menyelenggarakan evakuasi menuju tempat yang damai. Setelah ancaman tsunami selesai, kelompok harus tetap berada di wadah evakuasi sampai ada pengarahan lebih lanjut dari pihak yang berkuasa.    

INFAK, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami buat menyajikan artikel-artikel yang berkualitas & bermanfaat.

Sebagai pepatah terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

–> Video Pilihan gong9deng –>
BMKG

gong9deng –>