Categories
Data

Mau bebas finansial di usia bujang? Simak tips dari para perencana keuangan ini

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Bebas finansial di usia muda? Kenapa tidak. Wujudkan impian Anda untuk luput finansial di usia muda secara cara berikut ini. Â Agustina Fitria, Financial Planner OneShildt menjelaskan bebas finansial adalah terpenuhinya seluruh kebutuhan masa kini dan periode depan tanpa Anda harus bergerak.

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Bebas finansial di leler muda? Kenapa tidak. Wujudkan impian Anda untuk bebas finansial di usia muda dengan cara dibawah ini.  

Agustina Fitria, Financial Planner OneShildt menjelaskan bebas finansial adalah terpenuhinya semua kebutuhan masa kini dan masa depan tanpa Anda harus bekerja.  

Anda hanya perlu memetik hasil investasi untuk menutup semua kebutuhan tersebut.  

Baca Juga: Terjerat utang KTA? Lunasi secara cara sederhana ini

Bisakah saya yang cuma karyawan muda mencapai bebas finansial? Bisa banget, dengan catatan Anda memiliki komitmen yang kuat dan disiplin.

Tidak hanya itu, Anda harus mulai persiapan menuju khali finansial sejak dini.    

Widya Yuliarti, Financial Planner Finansialku. com mengingatkan Anda harus memastikan sudah mampu memenuhi semua kebutuhan dasar seperti makan, transportasi, dan sewa rumah (kalau ada).

Selain itu, Anda harus memiliki asuransi kesehatan tubuh. Sebab, asuransi tersebut bisa mengakomodasi kondisi keuangan Anda saat mendadak harus dirawat di rumah sakit.  

Bila Anda sudah menutup kriteria tersebut, bisa mulai melayani persiapan menuju bebas finansial. Anda bisa mengikuti saran dari Fitria dan Widya berikut ini untuk mewujudkan impian bebas finansial.      
 
Menabung

Hal utama yang harus Anda kerjakan bila ingin bebas finansial ialah giat menabung. Agar dana tabungan tidak tergerus untuk biaya entertaiment, Anda bisa buka rekening khusus untuk tabungan.  

Baca Juga: Ingin mengajukan utang di masa wabah virus corona? Simak dulu trik berikut

Fitria mengatakan untuk seseorang yang belum menikah bisa menyisihkan sampai 50% dari gaji. Dengan catatan, Anda tidak mempunyai tanggungan yang wajib dibayar setiap bulannya.  

Sedangkan, untuk Anda yang sudah berbaur atau memiliki tanggungan sebaiknya menyimpan sesuai kemampuan. Idealnya anggaran minimal tabungan sekitar 10% dari perolehan.  

Widya mengingatkan dana tersebut sebaiknya ditujukan untuk menutup dana darurat. Sekedar info, idealnya setiap orang memiliki dana kritis sekitar tiga sampai enam kamar dari total pengeluaran.  

“Dana darurat tersebut bisa membantu menggembala kondisi keuangan Anda saat krisis, ” kata Widya pada KONTAN.  

Saat dana darurat telah terpenuhi, Anda mulai menabung untuk mengumpulkan modal membeli aset rajin atau modal untuk investasi.

Beli aset aktif

Untuk bisa mencapai bebas finansial, Anda sebaiknya mulai membeli aset-aset aktif. Fitria menyontohkan Anda bisa membeli satu unit properti untuk dikontrakkan atau dibuat kost.  

Opsi lainnya, Anda menginvestasikan sebagian dana tabungan ke dalam reksadana, emas, atau lainnya.  

“Usahakan untuk membeli sesuatu yang mampu menghasilkan uang, ” kata Fitria.  

Pendapatan yang Anda dapatkan dari aset-aset aktif tersebut sepatutnya ditabung atau diinvestasikan kembali. Dengan begitu nilai aset aktif Kamu terus bertambah.

Fitria mengingatkan Kamu sebaiknya jeli saat membeli kekayaan aktif. Anda harus mempelajari untung dan rugi model investasi itu.

Dengan begitu Anda bisa meminimalisir risiko kerugian dari investasi itu.    

Kontrol cara hidup 

Terakhir, Kamu wajib mengontrol gaya hidup. Untuk mencapai bebas finansial Anda sepatutnya tidak terus menaikkan gaya hidup saat nilai pendapatan naik.  

Sebab, Anda akan menghabiskan honorarium atau pendapatan untuk memenuhi perangai hidup. “Sebaiknya Anda tetap tumbuh sederhana, ” kata Fitria.  

Untuk mengontrol pengeluaran, Anda mampu membuat anggaran bulanan yang dalam dalamnya memuat biaya makanan, transportasi, entertaiment, dan utang bila ada.  

Jangan lupa Anda untuk mencatat pengeluaran secara rutin. Rencana tersebut bisa memudahkan Anda mengatur pengeluaran bulanan.  

Baca Juga: Terjepit utang cicilan kendaraan, lakukan peristiwa dibawah ini

gong2deng –>

Editor: Tri Sulistiowati