Categories
Data

Kemenkes realisasikan anggaran penanganan corona Rp 3, 14 triliun, untuk apa saja?

Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Herlina Kartika Dewi KONTAN. CO. ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencatat, sampai Kamis (30/4) ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menggunakan dana realokasi cadangan sejumlah Rp 3, 14 triliun yang diberikan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencatat, sampai Kamis (30/4) ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah memakai dana realokasi cadangan sebesar Rp 3, 14 triliun yang dikasih kepada Badan Nasional Penanggulangan Bala (BNPB).

Adapun dana ini digunakan oleh BNPB untuk melakukan langkah penanganan dampak wabah virus corona.

“Tahap pertama , telah dilakukan penyaluran sebesar Rp 356, 1 miliar, bayangkan ini kecepatan untuk penggunaannya memang benar terbatas walaupun alokasinya sudah disetujui, ” ujar Sri di dalam rapat virtual dengan DPR, Kamis (30/4).

Rinciannya, dana penyaluran periode pertama ini diberikan kepada Induk Krisis Setjen Kemenkes sebesar Rp 250 miliar. Dana tersebut dimanfaatkan untuk penyediaan alat pelindung muncul (APD) ke berbagai rumahsakit (RS) yang menangani pasien infeksi Corona.

Kemudian, diberikan kepada Direktorat Surveilans dan Karantina sebesar Rp 15 miliar untuk dukungan operasional aparat kekarantinaan dan penyelidikan epidemiologi. Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan sebesar Rp 51, 1 miliar untuk logistik alat kesehatan (alkes) tahap baru.

Terakhir, untuk Pusat Biomedis Balitbangkes sebesar Rp 20 miliar dengan digunakan untuk penyediaan bahan medis habis pakai seperti reagen, dan untuk pemeriksaan spesimen.

“Tahap kedua , kami mencairkan Rp 2, 78 triliun serta saat ini sedang dalam cara untuk pengajuan pencairan dari Penguasa Pembuat Komitmen (PPK) di setiap unit kepada Kuasa Pengguna Perkiraan (KPA) di BNPB, ” kata Sri.

Dalam hal ini, biaya tahap kedua disalurkan kepada Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan sebesar Rp 2, 18 triliun. Dana itu digunakan untuk penggantian klaim perawatan RS, pengadaan alkes tahap ke-2, pembuatan ruang isolasi tekanan negatif (RITN) dan biaya rehab, mengikuti penggantian biaya perawatan terutama untuk pasien di Pulau Natuna & Sebaru.

Terakhir , sebanyak Rp 600, 17 miliar dikasih kepada Pusat Krisis Setjen Kemenkes yang digunakan untuk penyediaan APD, mobilisasi tim, serta pengiriman penyediaan penanganan corona.

Dukungan dari Anda akan menambah semangat kami dalam menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat bagaikan ini.

Jika suka, silakan manfaatkan fasilitas donasi berikut ini.

–> Video Pilihan gong13deng –>
TAKSIRAN

gong13deng –>