Categories
Data

Kemenag bantah informasi vaksin Sinovac tak bisa digunakan sebagai syarat umrah

Sumber: Kompas. com | Editor: Wahyu T. Rahmawati KONTAN. CO. ID - JAKARTA. Pelaksana Tugas (Plt) Penasihat Jenderal Penyelenggaraan Haji serta Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Khoirizi H. Dasir menyanggah informasi yang menyebutkan kalau jemaah umrah yang disuntik vaksin Covid-19 Sinovac tidak boleh masuk ke Arab Saudi. Penyebabnya, vaksin Sinovac disebut belum medapat brevet dari badan kesehatan dunia (WHO).

Sumber: Kompas. com | Editor: Wahyu T. Rahmawati

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Keyakinan (Kemenag) Khoirizi H. Dasir membantah informasi yang menuturkan bahwa jemaah umrah yang disuntik vaksin Covid-19 Sinovac tidak boleh masuk ke Arab Saudi. Penyebabnya, vaksin Sinovac disebut belum medapat sertifikat dari badan kesehatan tubuh dunia (WHO).

Taat Khoirizi, Arab Saudi benar memberlakukan ketentuan bahwa semua orang yang akan menyelap negara tersebut harus sudah divaksin. “Itu konteksnya kepada siapa saja ya, bukan cuma jemaah haji dan umrah saja. Siapapun dengan berkunjung ke Arab Saudi mereka wajib sudah divaksin Covid-19, ” ujarnya saat dikonfirmasi Kompas. com, Sabtu (10/4).

Khoirizi melanjutkan, dalam Arab Saudi saat ini menggunakan tiga vaksin Covid-19 yakni Pfizer, Moderna, & AstraZeneca. Ketiganya telah masuk ke dalam lisensi lembaga kesehatan dunia (WHO).

“Pertanyaannya, apakah Sinovac tidak masuk dan tidak di dalam lisensi? Sinovac juga meresap, akan tetapi tidak dimanfaatkan di Arab Saudi. Sinovac digunakan di Indonesia, ” ungkapnya.

Baca Juga: Menag: Syarat umrah harus disuntik vaksin Covid-19 dengan bersertifikat WHO

“WHO tersebut sudah rilis 13 nama vaksin yang digunakan bermacam-macam negara. Nah kebetulan Nusantara memakai Sinovac, ” terang Khoirizi. Merujuk kepada penjelasan di atas dia mengisbatkan bahwa tidak ada pembatasan calon jemaah umrah Nusantara masuk ke Arab Saudi.

Khoirizi menegaskan tenggat saat ini belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Arab Saudi yang membicarakan warga Indonesia tak bisa masuk ke negara itu karena vaksinasinya menggunakan Sinovac. “Yang ingin kita sampaikan kepada masyarakat semua adalah bahwa tidak ada larangan Indonesia tidak boleh menghunjam saat memakai Sinovac, ” katanya.

“Dan tak ada pula statement negeri Arab Saudi yang menyebut (jemaah umrah) Indonesia tidak boleh masuk Arab Saudi karena dia pakai Sinovac. Tidak ada, ” tinggi Khoirizi menegaskan.

Baca Juga: Wajib vaksin, pemerintah belum prioritaskan calon jamaah haji umrah untuk vaksinasi

INFAK, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menaikkan semangat kami untuk menyediakan artikel-artikel yang berkualitas & bermanfaat.

Jadi ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang mampu digunakan berbelanja di KONTAN Store.

–> Video Pilihan gong9deng –> gong9deng –>
VAKSIN CORONA

gong9deng –>