Categories
Data

Kalender Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) bakal jalan awal tahun depan

Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Noverius Laoli KONTAN. CO. ID -Â JAKARTA. Memiliki sebuah tempat merupakan idaman bagi seluruh orang dimanapun mereka berada, untuk itu masyarakat berusaha keras untuk mendapatkannya. Menabung merupakan cara pertama dengan harus dilakukan, berbagai bentuk dana pun ditawarkan. Hal ini umum terjadi di berbagai negara.

Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA . Memiliki sebuah tempat merupakan idaman bagi seluruh orang dimanapun mereka berada, untuk itu masyarakat berusaha keras untuk mendapatkannya. Menabung merupakan cara pertama yang harus dilakukan, berbagai bentuk simpanan pun ditawarkan. Hal ini konvensional terjadi di berbagai negara.

Deputi Komisioner BP Tapera Eko Ariantoro menyebut Program Tabungan Perumahan Anak buah sudah lazim dilaksanakan di berbagai negara, seperti Singapura, Malaysia, China, Perancis dan Jerman. Kalau dibandingkan dengan negara lain, menurutnya Indonesia jauh tertinggal. Singapura bahkan telah mempunyai program ini sejak tarikh 1950 sedangkan China pada tahun1990-an.

Di negara Singapura melalui kalender Central Provident Fund (CPF) sudah berhasil membantu masyarakat dalam pembiayaan rumah sejak tahun 1955.

Baca Juga: Ini rekomendasi analis Binaartha untuk saham properti usai BI potong bunga

CPF merupakan sebuah badan yang menggabungkan dana kesejahteraan dengan iuran sebab penghasilan masyarakat Singapura. Sebagian lantaran iuran tersebut diperuntukkan bagi program perumahan masyarakat sehingga pemerintah mempunyai kekuatan dan dukungan dana dengan cukup besar untuk memenuhi hajat pembiayaan perumahan.

Berdasarkan data Fortia Strategic Partner Iuran yang kudu dibayarkan adalah sebesar 37% lantaran gaji bulanan dengan komposisi tanggungan Pekerja 20% dan Pemberi Kerja 17%.

Seperti halnya Singapura, Malaysia juga telah memiliki program seragam dengan nama Employees Provident Fund (EPF). Program yang telah diwajibkan sejak tahun 1991 ini menetapkan iuran sebesar 23% dari penghasilan bulanan dengan komposisi Pekerja 11% dan Pemberi Kerja 12%.

Baca Juga: Terungkap! Sri Mulyani belum terbitkan aturan pencairan dana Bapertarum Purnawirawan PNS

Bukan hanya Singapura dan Malaysia sekadar, beberapa negara lain seperti China sudah memiliki Housing Provident Fund sejak tahun 1991, Perancis mempunyai Compte D’epargne Logement dan Plan D’epargne Logement sejak tahun 1965 dan Jerman memiliki Bauspar sejak tahun 1921.

Begitupun di Nusantara, pemerintah memberikan akses kepada kelompok dalam program pembiayaan perumahan terjangkau, yang diberikan oleh Pemerintah pada rakyatnya.

“Cakupan akses pembiayaan perumahan di Indonesia saat ini sedang belum optimal, diperlihatkan dengan nalar KPR terhadap PDB Indonesia yang masih di bawah 3% & cukup tertinggal dibandingkan Malaysia yang telah mencapai 38, 4%, ” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (22/7)

DERMA, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami buat menyajikan artikel-artikel yang berkualitas & bermanfaat.

Sebagai peribahasa terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

–> Video Pilihan gong11deng –>
TAPERA

gong11deng –>