Categories
Data

Bogasari beri pelatihan bagi ribuan bahan UKM di Jakarta

Reporter: Markus Sumartomdjon | Editor: Markus Sumartomjon LANGSUNG. CO. ID – JAKARTA. Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi UKM, Bogasari memberikan pelatihan pengolahan makanan berbasis tepung terigu kepada 3. 395 warga DKI Jakarta yang mayoritas adalah kaum ibu. Ribuan awak DKI Jakarta ini akan dibina oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Program Jakpreneur buat menjadi calon UKM sektor makanan…

Reporter: Markus Sumartomdjon | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Untuk menjaga kemajuan ekonomi UKM, Bogasari memberikan pelatihan pengolahan makanan berbasis tepung terigu kepada 3. 395 warga DKI Jakarta yang mayoritas adalah keluarga ibu. Ribuan warga DKI Jakarta ini akan dibina oleh Negeri Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencuaikan Program Jakpreneur untuk menjadi bahan UKM sektor makanan berbasis serbuk terigu.

“Pelatihan online ini diberikan oleh Bogasari tanpa berbayar jadi bentuk dukungan penuh kepada negeri khususnya Pemprov DKI Jakarta di melahirkan UKM baru sebagai cara menjaga dan mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi Covid-19, ” kata Anwar Agus, Vice President People Organization & Development (POD) PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Boogasari Flour Mills pada keterangan tertulis yang diterima Kontan. co. id, Kamis (13/8).

Baca Juga: Bogasari gelar pelatihan bagi pesantren

Secara sah pelatihan mulai dijalankan Rabu (12/8) secara online yang dipandu baker dari Bogasari Baking Center (BBC) yang berlokasi di pabrik Bogasari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pelatihan dibagi dalam 7 gelombang serta diikuti sekitar 485 orang pada setiap gelombang, yang kesemuanya merupakan awak DKI Jakarta.   Pelatihan akan berlangsung setiap hari Rabu secara menggunakan aplikasi zoom.

Baca Juga: Beserta 3 ide bisnis saat pandemi yang sayang Anda lewatkan

Program pelatihan ini merupakan bentuk kerja sama yang ditawarkan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta melalui rencana Jakpreneur kepada Bogasari. Untuk  tersebut, proses seleksi dan pedaftaran dikelola oleh Dinas PPKUKM, dan Bogasari diminta untuk memberikan pelatihan pengerjaan makanan berbasis terigu. Program tersebut juga melibatkan Bank DKI di dalam hal permodalan dan DPM-PTSP buat bidang perizinan usaha.

Baca Juga: Besar Buatan Indonesia di era New Normal, BNI Dorong Mitra UMKM Go Online

“Sebagai perusahaan yang bergerak dalam sektor bahan makanan dan memiliki pelanggan 65% adalah UKM, Bogasari optimistis bahwa usaha kuliner berbasis tepung terigu sangatlah potensial & bertumbuh selama pandemi Covid-19 tersebut, ” tambah Anwar.

Terkait pelajaran pelatihan, Bogasari sengaja menawarkan kepada Pemerintah DKI resep yang barangkali dan praktis untuk diolah para peserta, yakni cinnamon churros dan  chese stick. Apalagi ribuan peserta program ini baru mau bekerja usaha makanan sehingga patut dipertimbangkan tingkatan kemampuan dan peralatan mengikuti permodalannya. Namun setiap gelombang hanya mendapatkan satu resep dan pembagiannya diatur oleh Dinas PPKUKM.

Ke-2 resep ini juga masuk dalam kategori jajanan pasar dan sangat digemari anak kecil hingga kalangan pemuda sehingga potensi pasarnya tumbuh. Irvan, baker dari BBC dengan memandu langsung pelatihan ini menegaskan bahwa seluruh peserta tidak hanya diajarkan cara membuat makanan macam jajanan pasar tersebut. Tapi juga dilengkapi dengan perhitungan modal daya, harga pokok produk, dan keuntungan.

“Kalau nanti para peserta telah buka usaha, dengan harga bohlam satu pack isi 5 pokok Rp 8. 000, sudah mampu mendapatkan untung minimal 40%. Serta ini jajanan pasar kekinian yang potensi pembelinya cukup besar, sebab murah dan enak buat camilan, ” jelar Irvan.

Plt Besar Dinas PPKUKM,. Andri Yansyah yang membuka acara pelatihan ini secara virtual menegaskan bahwa program ini tepat untuk masyarakat DKI yang saat ini sedang terdampak pandemi Covid-19. Ia berharap agar klub bersemangat tidak hanya saat pelatihan, tapi juga sampai menjadi entrepreneur yang menciptakan kemandirian ekonomi.  

“Dinas PPKUKM akan memonitor serta me-review, bahkan berkewajiban menjadikan peserta pelatihan ini sebagai mitra yang nantinya akan memasok snack atau kue dalam berbagai acara internal maupun eksternal dinas di dunia Pemprov DKI Jakarta, ” ujar Andri.

Ia menambaghkan, Jakpreneur ialah salah satu kegiatan strategis kawasan (KSD) yang dilakukan untuk memajukan potensi keterampilan dan kemandirian mencari jalan dengan cara kolaboratif antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dunia pelajaran, dunia usaha, masyarakat dan pihak-pihak lainnya.


–> Video Opsi

–>

–>
PELUANG CARA

–>